Kuil Chion-In

Kuil Chion-InKuil Chion-In adalah satu dari situs yang paling suci di Kyoto, Jepang. Kuil Chion-In dikatakan merupakan kuil utama dari sebuah sekte Budha yang bernama Jodo. Kuil tersebut didirikan oleh penemu sekte Jodo (pure land Buddhism) dan merupakan tempat tinggal para biarawan Jodo. Pintu gerbang dari kuil Chion-In merupakan pintu gerbang yang terbuat dari kayu yang terbesar di Jepang sampai dengan saat ini.

Kuil itu dibangun pada tahun 1234. Pure land Buddhism ditemukan pada tahun 1175 oleh biksu Honnen yang mengajarkan bahwa seseorang dapat dilahirkan kembali apabila melafalkan “amida amida amida Buddha” secara berulang-ulang dengan penuh iman. Karena ajarannya yang sederhana dan penerapannya yang sederhana pada khalayak umum, sekte Jodo ini menjadi sekte paling populer di Jepang. Honen wafat pada tahun 1212 di kuil tersebut.

Pintu gerbang utama dari Kuil Chion-In ini merupakan daya tarik utama dan terdapat sebuah lonceng yang terbuat dari tembaga yang juga terkenal sebagai lonceng terbesar di Jepang. Lonceng ini juga terkenal karena dibunyikan setiap malam tahun baru / malam pergantian tahun. Lonceng ini dikatakan yang paling berat di Jepang, yaitu mencapai 74 ton. Lonceng Kuil Chion-In membutuhkan setidaknya 17 orang biksu untuk membunyikannya pada malam tahun baru dan pemandangan yang menakjubkan ini hanya dapat dilihat dari sekitar kuil. Bangunan utamanya sangat besar sehingga dapat muat 3000 orang dan juga terdapat sebuah koridor di belakangnya yang menuju ke “UGUISU-BARI” (Assembly Hall) yang dibangun dengan arsitektur terbaik.

Silakan klik di sini untuk melihat paket-paket tour ke Jepang.