Heian Shrine

Heian ShrineKuil Heian memiliki sejarah yang relatif singkat, diusahakan sejak lebih dari ratusan tahun hingga 1895. Kuil ini dibangun pada perayaan ulang tahun ke 1.100 yayasan ibu kota di Kyoto dan didedikasikan untuk roh kaisar pertama dan terakhir yang memerintah dari kota, Kaisar Kammu (737 – 806) dan Kaisar Komei (1831 – 1867). Heian adalah nama terdahulu dari Kyoto.

Sebuah gerbang raksasa Torii menandai semakin dekat ke kuil, yang di sekelilingnya terdapat beberapa museum. Sebenarnya areal kuil tersebut sangat luas, dengan lapangan terbuka yang lebar di pusat kuil. Bangunan utama kuil adalah sebuah replika bagian dari Istana Kekaisaran yang sesungguhnya dari Periode Heian, yang dibangun dalam skala yang agak lebih kecil dari aslinya.

Di belakang bangunan utama terdapat taman yang menarik dengan berbagai tanaman, kolam dan bangunan tradisional. Fitur taman yang paling mencolok adalah banyaknya pohon-pohon sakura yang tumbuh merunduk, yang mekar beberapa hari lebih lambat daripada kebanyakan pohon sakura lainnya, membuat taman tersebut merupakan salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan bunga sakura di Kyoto pada bagian akhir musim, yang biasanya sekitar pertengahan April.

Terkadang, pengadilan kuil digunakan untuk acara khusus. Misalnya, kuil berfungsi sebagai situs dari Festival Jidai setiap tahun pada tanggal 22 Oktober, merupakan ulang tahun berdirinya Kyoto. Acara utama pada festival tersebut adalah parade orang-orang berkostum dari berbagai periode sejarah Jepang, mengarah dari Istana Kekaisaran Kyoto menuju ke Kuil Heian. (sumber : japan-guide)

Klik di sini, untuk informasi lebih jelas.