Shangri-La China

Shangri_laShangri-La adalah “Eden dalam mimpi”. Sejak kemunculannya yang pertama pada novel Lost Horizon yang ditulis oleh James Hilton (British) pada tahun 1939, daerah itu dikaitkan dengan tempat yang mistis yang tidak mungkin ada di bumi. Dalam bahasa Tibet, Shangri-La berarti “matahari dan bulan di dalam hati”, rumah ideal yang hanya ditemukan di surga. Di sana terdapat puncak pegunungan yang terus menerus bersalju, padang rumput tak berujung, ngarai yang besar dan curam, danau berwarna biru langit dan lingkungan pedusunan yang selalu meninggalkan kesan mendalam pada pengunjung.

Di masa lalu, daerah tersebut dinamakan Zhongdian atau “Jiantang” dalam bahasa Tibet. Pada zaman kuno, bersama dengan Batang (di Tibet) dan Litang (di Sichuan) berada di bawah kekuasaan tiga anak lelaki dari raja Tibet. Pada tahun 2002, Zhongdian berganti nama menjadi Shangri-La.

Shangri-La kaya akan sumber daya alam mulai dari rempah rempah berharga, simpanan yang kaya mineral (termasuk emas, perak, tembaga, mangan dan banyak logam langka lainnya) sampai pada hewan yang beragam (seperti monyet emas, macan tutul dan rusa kesturi). Ini adalah tanah yang penuh keajaiban alam.

Seperti yang dikatakan bangsa China, “awal matahari terbit terlihat di Shangri-La dan tempat yang paling unik juga ada di sana”. Setelah Anda berkunjung, Anda akan sepenuhnya menghargai makna dari perkataan tersebut. Selain itu, sambutan yang hangat dari penduduk negeri ini akan membuat Anda merasa sedang berada di rumah. (sumber: travelchinaguide)

Silahkan klik di sini, untuk mengetahui lebih lengkap mengenai info tour China.